Arjana World

Home » 2013 » October

Monthly Archives: October 2013

Perbedaan Motherboard Intel dengan AMD

Perbedaan Motherboard Intel dengan AMD?

Motherboard atau mainboard merupakan papan utama dimana terdapat komponen-

komponen serta chip controller yang bertugas mengatur lalu lintas data dalam sistem

motherboard. Pada Motherboard juga terdapat socket untukproces s or, slot-slot yang

digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA Card, Sound Card, Internal

Modem, dan lain-lain.

Dilihat dari Arsitektur. Baik Intel maupun AMD memakai pandangan yang berbeda terhadap prosesor, yakni dari arsitektur prosesor itu sendiri. Dalam hal ini, tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul atau tidak. AMD mengintegrasikan memory controller ke dalam prosesor nya, sehingga jalur data antara prosesor dengan chipset jadi lebih singkat. Intel tidak mengintegrasikan memory controller ini ke dalam prosesornya (meskipun sekarang pandangan itu sudah dirubah dengan kehadiran Core i7 / codename Nehalem) dan lebih berfokus pada penanaman memori internal pada prosesor. Baik Intel maupun AMD, memiliki keunggulan masing-masing. Bagi AMD, penanaman memory controller yang sering disebut sebagai HyperTransport ke dalam prosesor membuat transfer data rate menjadi lebih cepat karena data tidak harus menunggu dari memori utama, tetapi menjadikan memori internal pada prosesor menjadi kecil. Bagi Intel, pengintegrasian memory internal prosesor yang besar didapat dari penanaman jumlah transistor yang besar membuatnya perkasa dalam hal aplikasi multi-threading karena berkaitan dengan fungsi utama memori internal prosesor itu sendiri sebagai penyimpan data sementara yang akan diolah oleh prosesor.

Dari segi Frekuensi dan chipset. Antara Intel dan AMD memiliki kaitan satu sama lain. Namun sebelum itu, jangan samakan antara frekuensi AMD dan Intel. Sebagai contoh, prosesor AMD Sempron 3000+ 1,8GHz dengan Intel Pentium 4 1,8Ghz bukan berarti memiliki kecepatan yang sama, Sudah ditekankan dari awal, karena AMD mengintegrasikan HyperTransport ke dalam prosesor nya, sehingga proses transfer data menjadi lebih cepat. Lihat saja ke dalam produk AMD dan Intel di pasaran. Produk-produk AMD hampir jarang ada yang meiliki frekuensi lebih besar dari 3GHz baik socket 754 maupun 939 / 940(AM2)). AMD dengan kecepatan 1,8GHz tersebut, sebenarnya performa nya sama dengan Intel 2,2Ghz. Tidak ada rumus perhitungan yang pasti akan hal ini, tetapi kenyataannya demikian. Bagi frekuensi Intel yang kecil, hal ini bukan jadi kendala besar buat Intel. Karena, dengan pengalaman yang banyak sebagai produsen chipset bagus di platform motherboard Intel, maka R&D (research and development) untuk chipset Intel berkembang dengan  dengan pesat terutama dalam hal overclockingnya  socket 478, sudah banyak motherboard dengan chipset Intel di pasaran, mulai dari seri 845 hingga 975X. Sedangkan AMD, baru mengintegrasikannya mulai dari chipset AMD 600 series chipset yang digunakan untuk socket AM2. Makanya, jangan heran kalau prosesor Intel dapat ditarik hingga mencapai clock speed 4GHz lebih hanya dengan menggunakan air cooling bahkan stock cooling, sedangkan AMD sudah boyo untuk dipaksa lari di 4Ghz walaupun menggunakan dice / phase cooling.

Yang terakhir dari segi Grafis onboard. Di sini platform AMD lebih unggul. Karena, motherboard-motherboard dengan platform AMD banyak memakai chipset dengan grafis terintegrasi dari nVidia maupun ATi Radeon yang sudah sangat memadai dalam hal grafis nya, berbanding terbalik dengan Intel. Waktu sebelum merger antara AMD dengan ATi dilakukan, beberapa produsen motherboard banyak menggunakan chipset nVidia pada motherboard AMD selain chipset AMD itu sendiri, sedangkan pada motherboard Intel hal ini juga ada, tetapi sebagian besar hanya sebatas chipset berkemampuan SLI (nForce 590, nForce 680). Hal ini dikarenakan persaingan tidak langsung antara Intel dengan nVidia.

MOTHERBOARD AMD VERSI NM46X_700

Image

 

MOTHERBOARD INTEL VERSI SE7505VB2

Image

Advertisements