Arjana World

Start here

December 2016
S M T W T F S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Wonderful Tonight

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,556 other followers

Perbedaan Motherboard Intel dengan AMD

Perbedaan Motherboard Intel dengan AMD?

Motherboard atau mainboard merupakan papan utama dimana terdapat komponen-

komponen serta chip controller yang bertugas mengatur lalu lintas data dalam sistem

motherboard. Pada Motherboard juga terdapat socket untukproces s or, slot-slot yang

digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA Card, Sound Card, Internal

Modem, dan lain-lain.

Dilihat dari Arsitektur. Baik Intel maupun AMD memakai pandangan yang berbeda terhadap prosesor, yakni dari arsitektur prosesor itu sendiri. Dalam hal ini, tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul atau tidak. AMD mengintegrasikan memory controller ke dalam prosesor nya, sehingga jalur data antara prosesor dengan chipset jadi lebih singkat. Intel tidak mengintegrasikan memory controller ini ke dalam prosesornya (meskipun sekarang pandangan itu sudah dirubah dengan kehadiran Core i7 / codename Nehalem) dan lebih berfokus pada penanaman memori internal pada prosesor. Baik Intel maupun AMD, memiliki keunggulan masing-masing. Bagi AMD, penanaman memory controller yang sering disebut sebagai HyperTransport ke dalam prosesor membuat transfer data rate menjadi lebih cepat karena data tidak harus menunggu dari memori utama, tetapi menjadikan memori internal pada prosesor menjadi kecil. Bagi Intel, pengintegrasian memory internal prosesor yang besar didapat dari penanaman jumlah transistor yang besar membuatnya perkasa dalam hal aplikasi multi-threading karena berkaitan dengan fungsi utama memori internal prosesor itu sendiri sebagai penyimpan data sementara yang akan diolah oleh prosesor.

Dari segi Frekuensi dan chipset. Antara Intel dan AMD memiliki kaitan satu sama lain. Namun sebelum itu, jangan samakan antara frekuensi AMD dan Intel. Sebagai contoh, prosesor AMD Sempron 3000+ 1,8GHz dengan Intel Pentium 4 1,8Ghz bukan berarti memiliki kecepatan yang sama, Sudah ditekankan dari awal, karena AMD mengintegrasikan HyperTransport ke dalam prosesor nya, sehingga proses transfer data menjadi lebih cepat. Lihat saja ke dalam produk AMD dan Intel di pasaran. Produk-produk AMD hampir jarang ada yang meiliki frekuensi lebih besar dari 3GHz baik socket 754 maupun 939 / 940(AM2)). AMD dengan kecepatan 1,8GHz tersebut, sebenarnya performa nya sama dengan Intel 2,2Ghz. Tidak ada rumus perhitungan yang pasti akan hal ini, tetapi kenyataannya demikian. Bagi frekuensi Intel yang kecil, hal ini bukan jadi kendala besar buat Intel. Karena, dengan pengalaman yang banyak sebagai produsen chipset bagus di platform motherboard Intel, maka R&D (research and development) untuk chipset Intel berkembang dengan  dengan pesat terutama dalam hal overclockingnya  socket 478, sudah banyak motherboard dengan chipset Intel di pasaran, mulai dari seri 845 hingga 975X. Sedangkan AMD, baru mengintegrasikannya mulai dari chipset AMD 600 series chipset yang digunakan untuk socket AM2. Makanya, jangan heran kalau prosesor Intel dapat ditarik hingga mencapai clock speed 4GHz lebih hanya dengan menggunakan air cooling bahkan stock cooling, sedangkan AMD sudah boyo untuk dipaksa lari di 4Ghz walaupun menggunakan dice / phase cooling.

Yang terakhir dari segi Grafis onboard. Di sini platform AMD lebih unggul. Karena, motherboard-motherboard dengan platform AMD banyak memakai chipset dengan grafis terintegrasi dari nVidia maupun ATi Radeon yang sudah sangat memadai dalam hal grafis nya, berbanding terbalik dengan Intel. Waktu sebelum merger antara AMD dengan ATi dilakukan, beberapa produsen motherboard banyak menggunakan chipset nVidia pada motherboard AMD selain chipset AMD itu sendiri, sedangkan pada motherboard Intel hal ini juga ada, tetapi sebagian besar hanya sebatas chipset berkemampuan SLI (nForce 590, nForce 680). Hal ini dikarenakan persaingan tidak langsung antara Intel dengan nVidia.

MOTHERBOARD AMD VERSI NM46X_700

Image

 

MOTHERBOARD INTEL VERSI SE7505VB2

Image

Optimasi Mesin Penelusuran Google (SEO)

Apakah SEO itu?

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization, yaitu serangkaian proses untuk meningkatkan halaman web sehingga mempunyai peringkat tinggi dalam search engine untuk keyword tertentu.

SEO dibagi menjadi 2, yaitu :

  •  On-page optimization.
  •  Off-page optimization.

On-page optimization mengacu kepada setiap metode yang anda gunakan untuk mengubah kode halaman. Sedangkan Off-page optimization adalah popularitas link website anda.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar situs web atau blog anda bisa mendapat peringkat atas pada search engine :

  1. Buat judul halaman yang unik dan akurat.
    Tag judul memberitahu pengguna dan mesin penelusuran mengenai topik tertentu suatu halaman. Tag <title> harus ditempatkan diantara tag <head> pada dokumen HTML. Idealnya, tag judul yang unik diperlukan untuk setiap halamam pada situs anda.

    Praktik untuk membuat judul halaman :

    • Gunakan judul yang singkat, tetapi jelas,  judul bisa singkat dan informatif. Jika judul terlalu panjang, Google hanya akan menampilkan sebagian dari hasil penelusuran.
      Hindari :

      • Menggunakan judul yang sangat panjang yang tidak membantu pengguna
      • Menyertakan kata kunci yang tidak diperlukan pada tag judul Anda.
    • Jelaskan konten halaman secara akurat, pilih judul yang berhubungan dengan topik konten halaman secara efektif.
      Hindari:

      • Memilih judul yang tidak berhubungan dengan konten pada halaman.
      • menggunakan judul yang standar atau kabur seperti “Untitled” atau “New Page 1”.
    • Buat tag judul unik untuk setiap halaman, setiap halaman anda idealnya harus mempunyai tag judul yang unik, yang membantu Google untuk mengetahui perbedaan halaman tersebut dengan halaman lainnya pada situs anda.
      Hindari :

      • Menggunakan satu tag judul pada semua halaman atau sekumpulan besar halaman situs anda.
  2. Menggunakan meta tag “description”.
    Halaman Deskripsi meta tag memberikan Google dan mesin penelusuran lainnya tentang ringkasan mengenai suatu halaman. Deskripsi halaman meta tag dapat berupa kalimat atau dua atau satu paragraf, sedangkan judul halaman dapat berupa beberapa kata atau frase. Google Webmaster Tools menyediakan konten yang memberitahukan mengenai deskripsi meta tag apapun yang terlalu pendek, panjang, atau terlalu banyak digandakan. Seperti tag <title>, deskripsi meta tag diletakan diantara tag <head> pada dokumen HTML anda.

    Praktik untuk membuat meta tag description :

    • Gunakan deskripsi yang unik untuk setiap halaman, dengan memiliki meta tag deskripsi untuk setiap halaman akan membantu pengguna dan Google, khususnya dalam penelusuran di mana pengguna mungkin membawa halaman ganda pada domain anda. Jika situs Anda memiliki ribuan atau bahkan jutaan halaman, meta tags deskripsi  anda mungkin tidak layak. Dalam kasus ini, anda dapat menjalankan meta tags deskripsi secara otomatis berdasarkan konten tiap halaman.
      Hindari :

      • menggunakan meta tag deskripsi tunggal melintasi semua laman situs Anda atau laman dalam jumlah besar.
    • Meringkas konten halaman secara akurat , tulis deskripsi yang akan menginformasikan dan menarik perhatian pengguna jika melihat meta tag deskripsi anda sebagai potongan dalam hasil penelusuran.
      Hindari :

      • menulis meta tag deskripsi yang tidak mempunyai hubungan dengan konten halaman.
      • menggunakan deskripsi umum seperti “Ini adalah halaman web” atau “Halaman tentang teknologi”.
      • mengisi deskripsi hanya dengan kata kunci.
      • menyalin dan merekat seluruh konten dokumen ke dalam meta tag deskripsi.
  3. Tingkatkan struktur URL.
    Dengan membuat kategori dan nama file yang deskriptif untuk dokumen situs web tidak hanya membantu situs tetap terorganisir dengan lebih baik, tapi juga dapat membawa penelusuran yang lebih baik pada dokumen anda dengan search engine. Hal ini juga akan membuat URL yang lebih mudah  dan “lebih bersahabat” untuk mereka yang ingin bertautan ke konten anda. Pengunjung mungkin diintimidasi oleh URl yang sangat panjang dan tersembunyi yang berisi sedikit kata yang dapat dikenali.

    Praktik untuk meningkatkan struktur URL :

    • Batlah struktur direktori yang sederhana , gunakan struktur direktori yang mengorganisir konten anda dengan baik dan memudahkan pengunjung untuk mengetahui tempat konten dalam situs. Usahakan untuk menggunakan struktur direktori anda untuk mengindikasikan jenis konten yang ditemukan dalam URL tersebut.
      Hindari :

      • membuat subdirektori nesting yang dalam seperti “…/dir1/dir2/dir3/dir4/dir5/dir6/page.html”.
      • menggunakan nama direktori yang tidak berhubungan dengan konten di dalamnya.
    • Gunakan kata-kata dalam URL dengan kata-kata yang relevan dengan konten dan struktur situs akan lebih bersahabat untuk para pengunjung yang menjalankan situs anda. Pengunjung lebih mengingat URL tersebut dan mungkin akan lebih tertarik untuk bertaut dengan mereka.
      Hindari :

      • menggunakan URL panjang dengan parameter yang tidak perlu.
      • memilih nama halaman umum seperti “page1.html”.
      • menggunakan kata kunci yang berlebihan.
  1. Buatlah situs agar lebih mudah dinavigasi.
    Navigasi situs penting dalam membantu pengunjung menemukan isi yang mereka inginkan secara cepat. Hal ini juga dapat membantu search engine memahami isi konten yang dianggap penting oleh web master. Meski hasil penelusuran Google sudah disediakan dalam tingkat halaman, Google juga ingin memiliki arti tentang peran yang ditampilkan halaman dalam gambar situs yang lebih besar.
    Semua situs memiliki beranda atau halaman “dasar”, yang biasanya merupakan halaman situs yang paling sering dibuka dan tempat permulaan navigasi untuk banyak pengunjung. Jika situs anda hanya memiliki halaman yang sedikit, anda sebaiknya berpikir tentang kenapa pengunnjung ingin pergi dari halaman dasar atau beranda ke halaman yang berisi konten yang lebih spesifik.

    Praktik untuk navigasi situs :

    • Buatlah hierarki yang mengalir dengan alami, buatlah sesederhana mungkin bagi pengguna untuk membuka konten umum dan konten spesifik yang mereka inginkan dalam situs anda. Tambahkan halaman navigasi jika perlu dan kerjakan penambahan ini secara efektif ke dalam struktur tautan internal anda.
      Hindar :

      • membuat web tautan navigasi yang rumit , misalnya menautkan setiap halaman pada situs anda ke setiap halaman lain.
      • keluar dengan mengiris dan memotong konten.
    • Gunakan sebagian besar teks untuk navigasi. Dengan mengontrol sebagian besar navigasi dari halaman ke halaman pada situs anda melalui tautan teks akan memudahkan search engine untuk menelusuri dan memahami situs anda. Banyak pengguna juga menyukai pendekatan ini dibanding lainnya, khususnya untuk piranti yang mungkin tidak menangani Flash atau JavaScript.
      Hindari :

      • memiliki navigasi yang seluruhnya didasarkan pada menu, gambar, atau animasi menurun (kebanyakan, tapi tidak semua, search engine dapat menemukan tautan-tautan seperti itu pada sebuah situs, tapi jika seorang pengguna dapat membuka semua laman dalam situs lewat tautan teks normal, maka akan meningkatkan aksesibilitas situs anda.
    • Gunakan navigasi “breadcrumb”. Breadcrumb adalah sebaris tautan internal pada bagian atas atau bawah halaman yang memungkinkan pengunjung untuk menavigasi balik ke bagian sebelumnya atau ke halaman dasar dengan cepat. Banyak breadcrumbs memiliki halaman yang paling umum (biasanya halaman dasar) sebagai tautan pertama dan paling kanan dan memuat bagian yang lebih spesifik keluar ke sisi kanan.
    • Letakkan halaman peta situs HTML pada situs anda, dan gunakan file Peta situs XML – Halaman peta situs yang sederhana dengan tautan ke semua halaman atau halaman yang paling penting (jika anda memiliki ratusan atau ribuan) pada situs anda akan sangat berguna. Dengan membuat file Peta situs XML untuk situs anda membantu menjamin search engine  menemukan hlaman-halaman pada situs anda.
      Hindari :

      • membiarkan halaman peta situs HTML Anda menjadi usang dengan tautan yang putus.
      • membuat peta situs HTML yang memuat halaman-halaman begitu saja tanpa mengaturnya, misalnya berdasarkan subyek.
  1. Tawarkan konten dan layanan yang berkualitas.
    Membuat konten yang berkualitas dan berguna akan lebih mempengaruhi situs web anda dibandingkan faktor lain yang dibahas di sini. Pengguna mengetahui konten yang bagus ketika mereka melihat konten tersebut dan mungkin akan mengarahkan pengguna lain ke konten tersebut. Ini bisa melalui posting blog, layanan media sosial, email, forum, atau media lain.

    Praktik konten yang bagus :

    • Tulis teks yang mudah di baca. Pengguna menikmati konten yang ditulis dengan baik dan mudah diikuti.
      Hindari :

      • menulis teks yang tidak rapi dengan kesalahan penulisan dan gramatika yang banyak.
      • menempelkan teks dalam gambar untuk konten tekstual.
    • Tetaplah diatur di sekitar topik. Selalu menguntungkan untuk mengatur konten anda sehingga pengunjung nyaman ketika salah satu konten dimulai dan lainnya diakhiri. Membagi konten anda menjadi keratan atau divisi membantu pengguna menemukan konten yang mereka dapatkan lebih cepat.
      Hindari :

      • membuang jumlah teks banyak pada topik yang beragam ke dalam halaman tanpa paragraf, sub judul, atau pemisahan tampilan.
    • Buat isi yang segar dan unik. Konten baru tidak hanya akan menjaga pengunjung anda untuk balik lagi, tapi juga membawa pengunjung baru.
      Hindari :

      • mengulangi (atau bahkan menyalin) konten yang ada yang akan mendatangkan nilai tambah sedikit kepada pengguna.
      • menduplikat atau hampir menduplikat versi dari konten di situs anda.
    • Menawarkan konten atau layanan eksklusif. Pertimbangkan untuk membuat layanan baru dan berguna yang tidak ditawarkan situs lain. Anda juga bisa menuliskan artikel riset orisinal, melaporkan berita yang menarik, atau meningkatkan basis pengguna yang unik. Situs lain mungkin kekurangan sumber daya atau tenaga ahli untuk melakukan hal ini.
    • Ciptakan konten yang khusus untuk pengguna anda, bukan search engine. Merancang situs anda untuk kebutuhan pengunjung disaat bersamaan memastikan situs anda mudah untuk diakses bagi search engine yang biasanya menghasilkan hasil positif.
      Hindari :

      • memasukan kata kunci yang tidak penting yang ditujukan untuk search engine tapi menggangu atau tidak masuk akal bagi pengguna.
      • secara curang menyembunyikan teks dari pengguna, tapi menampilkannya bagi search engine.
  1. Tulis teks pengait yang lebih baik.
    Teks pengait adalah teks yang dapat diklik yang akan dilihat pengguna sebagai hasil dari tautan, dan terletak di antara tag pengait <a href=”…”></a>. Teks pengait memberitahu Google tentang halaman yang anda tautkan. Tautan pada halaman anda mungkin hanya internal yang menunjukan halaman lain pada situs anda atau eksternal mengarah pada konten pada situs lain.

    Praktik untuk membuat teks pengait :

    • Pilih teks yang deskriptif. Teks pengait yang anda gunakan tautan harus menyediakan setidaknya gagasan dasar dari halaman yang tertaut.
      Hindari :

      • menulis teks pengait yang umum seperti “halaman”, “artikel”, atau “klik di sini”.
      • menggunakan teks yang tidak sesuai topik atau tidak ada kaitannya dengan konten dari halaman yang tertaut.
      • menggunakan URL halaman sebagai teks pengait.
    • Tulis teks yang ringkas, usahakan tulis teks yang pendek tapi deskriptif. Biasanya beberapa kata atau frasa pendek.
      Hindari :

      • menulis teks pengait yang panjang, seperti kalimat yang panjang atau paragraf pendek.
    • Format tautan agar mudah terlihat. Memudahkan pengguna membedakan antara teks biasa dan teks pengait pada tautan anda. Konten anda menjadi kurang berguna jika pengguna tidak melihat tautan atau tidak sengaja mengkliknya.
      Hindari :

      • menggunkan CSS atau pengaya teks yang membuat tautan seperti teks biasa.
    • Pikirkan teks pengait untuk tautan internal juga. Anda mungkin berpikir tentang menautkan dalam kaitannya dengan menunjuk pada situs web luar, tapi dengan lebih memperhatikan pada teks pengait yang digunakan untuk tautan internal yang dapat membantu pengguna dan juga Google menavigasikan situs anda dengan lebih baik.
      Hindari :

      • menggunakan teks pengait yang panjang atau dipenuhi oleh kata kunci yang berlebihan hanya untuk search engine.
      • menciptakan tautan yang tidak perlu yang tidak membantu pengguna.
  1. Gunakan tag heading sewajarnya.
    Tag heading digunakan untuk menyajikan struktur pada halaman bagi pengguna. Terdapat enam ukuran dari tag heading, yang diawali dengan <h1>, yang terpenting, dan diakhiri dengan <h6>, yang tidak terlalu penting.

    Praktik untuk membuat tag heading :

    • Bayangkan kamu menulis sebuah ikhtisar, mirip seperti menulis ikhtisar untuk surat kabar besar. Masukan ide pada apa yang akan menjadi poin utama dan sub-poin konten pada halaman dan tentukan di mana tag heading akan digunakan dengan baik.
      Hindari :

      • menempatkan teks pada tag heading yang tidak akan berguna dalam menentukan struktur halaman.
      • menggunakan tag heading disaat menggunakan tag lain seperti <em> dan <strong> mungkin lebih pantas.
      • secara tidak beraturan berganti dari ukuran tag heading yang satu ke lainnya.
    • Gunakan heading dengan hemat di sepanjang halaman. Gunakan tag heading saat memang masuk akal untuk digunakan. Terlalu banyak tag heading pada sebuah halaman dapat membuat pengguna kesulitan untuk memindai konten dan menentukan akhir dari satu topik dan awal dari lainnya.
      Hindari :

      • menggunakan tag heading secara berlebihan disepanjang halaman.
      • memasukan seluruh teks halaman ke tag heading.
      • menggunakan tag heading hanya untuk gaya dan tidak mewakili struktur.
  1. Optimalkan penggunaan gambar.
    Gambar dapat menjadi komponen langsung dari situs anda, tapi penggunaannya dapat dioptimalkan. Semua gambar dapat memiliki nama yang berbeda dan atribut “alt” yang harus anda manfaatkan.
    atribut “alt” membuat anda dapat menetapkan teks alternatif untuk gambar jika tidak dapt ditampilkan untuk alasan tertentu.

    Praktik untuk mengoptimalkan gambar :

    • Gunakan nama file dan teks alt yang singkat, tapi deskriptif – Seperti bagian lain dari halaman yang menjadi target pengoptimalan, nama file dan teks alt (untuk bahasa ASCII) lebih baik jika pendek, tapi deskriptif.
      Hindari :

      • megunakan nama file yang umum seperti “gambar1.jpg”, “gbr”1.gif”.
      • menulis nama file yang sangat panjang.
      • memasukkan kata kunci kedalam teks alt atau menyalin dan merekat seluruh kalimat.
    • Menyediakan teks alt saat menggunakan gambar sebagai tautan. Jika anda memutuskan untuk menggunakan gambar sebagai tautan, mengisi teks alt akan membantu Google lebih memahami tentang halaman yang anda tautkan. Bayangkan anda menulis teks pengait untuk tautan teks.
      Hindari :

      • menulis teks alt yang terlalu panjang yang dapat dianggap spam.
      • hanya gunakan tautan gambar untuk navigasi situs anda.
    • Simpan gambar pada direktori sendiri. Daripada memiliki gambar yang tersebar di beberapa direktori dan subdirektori di sepanjang domain anda, pertimbangkan untuk memperkuat gambar anda ke dalam direktori tunggal. Ini akan mempermudah jalur ke gambar anda.
    • Gunakan tipe file yang umum, format gambar yang didukung oleh kebanyakan perayapan seperti JPEG, GIF, PNG, dan BMP. Ide yang baik juga jika memiliki ekstensi dari nama file anda sama dengan tipe filenya.
  1. Gunakan robots.txt dengan baik.
    File “robots.txt” memberitahu mesin penelusuran apakah mereka dapat mengakses dan merayap dibagian situs anda. File ini, yang harus dinamai “robots.txt”, diletakan di direktori pusat situs anda.

    Praktik untuk menggunakan robots.txt dengan baik :

    • Gunakan metode yang lebih aman untuk konten yang sensitif. Anda tidak boleh merasa nyaman menggunakan robots.txt untuk memblokir materi sensitif atau rahasia. Satu alasan adalah search engine masih dapat memberi referensi URL yang anda blok (hanya menunjukkan URL, tidak ada judul atau snippet) jika ternyata ada tautan ke URL itu di Internet (seperti catatan pengacu). Tidak hanya itu, search engine  yang tidak patuh atau jahat yang tidak mengakui Robots Exclusion Standard dapat menentang instruksi dari robots.txt anda. Terakhir, pengguna yang ingin tahu dapat memeriksa direktori atau subdirektori pada robots.txt anda dan menebak URL dari konten yang anda tidak inginkan untuk terlihat. Mengenksipsi konten atau melindunginya dengan kata sandi dengan .htaccess merupakan alternatif yang lebih aman.
      Hindari :

      • membiarkan halaman yang disukai hasil penelusuran untuk dijalari.
      • membiarkan terbentuknya URL sebagai hasil dari layanan proxy untuk dijalari.
  1. Promosikan situs web anda dengan cara yang benar.
    Sementara banyak tautan ke situs anda akan didapat secara perlahan, saat orang menemukan konten anda melalui penelusuran atau cara lain dan tertaut padanya, Google akan mengerti bahwa anda ingin orang lain mengetahui konten anda. Mempromosikan konten baru anda secara efektif  akan mengacu pada penemuan yang lebih cepat bagi mereka yang tertarik pada subyek yang sama.

    Praktik untuk mempromosikan situs web :

    • Tambahkan bisnis anda ke Pusat Bisnis Lokal Google. Jika melakukan bisnis lokal, menambahkan informasinya ke Pusat Bisnis Lokal Google akan membantu menjangkau para pelanggan pada Google Maps dan penelusuran web. Pusat Bantuan Webmaster memiliki tips selengkapnya mengenai promosi bisnis lokal.
    • Blog tentang konten atau layanan yang baru. Posting blog pada situs sendiri memberitahukan pangkalan pengunjung bahwa menambah sesuatu yang baru merupakan cara yang hebat agar konten atau layanan yang baru diketahui. Webmaster lain yang mengikuti situs atau RSS feed anda dapat juga belajar sendiri ceritanya.
    • Jangan lupa berpromosi secara luring. Meluangkan usaha untuk mempromosikan perusahaan atau situs secara luring dapat bermanfaat juga. Misalnya, jika memiliki situs bisnis, pastikan URL tercantum dalam kartu bisnis, kepala surat, poster, dll. anda juga dapat mengirimkan laporan berkala kepada para klien melalui surat agar mereka mengetahui konten pada situs web perusahaan.
    • Mengenali situs media sosial. Situs-situs yang dibangun di sekeliling interaksi dan sharing memudahkan untuk berhubungan.
      Hindari :

      • mempromosikan setiap konten baru dan bagian kecil konten yang anda buat, coba buat item yang besar dan menarik.
      • melibatkan situs dalam skema yang konten anda dipromosikan secara palsu kepada layanan teratas ini.
  2. Manfaatkan alat webmaster gratis.
    Mesin penelusuran terbesar, termasuk Google, menyediakan alat gratis untuk webmaster. Alat Webmaster Google membantu webmaster mengontrol lebih baik bagaimana Google berinteraksi dengan situs web mereka dan mendapatkan informasi bermanfaat dari Google mengenai situs mereka. Dengan Alat Webmaster tidak akan membantu situs mendapatkan perlakuan istimewa. Tapi, bisa membantu mengenali masalah yang, jika dialamatkan, bisa membantu situs berkinerja lebih baik dalam hasil penelusuran.

 

Belajar Membuat Form Pada HTML

From HTML merupakan tag yang paling penting adalam pemorgraman HTML khususnya dalam pembuatan aplikasi berbasis web. Form menyediakan property masukan yang dapat berupa textbox, check box, radio button, dan button.
Untuk mendkelariskan sebuah from digunakan tag <form>…</form>. Di dalam tag ini di definisikan elemen – elemen form sperti yang telah di sebutkan di atas. Selain tag, elemen form juga dapat menuliskan sembarang teks, tag, maupun image.
Atribut elemen from :
Action                   = lokasi dan nama file (file yang berisi data – data form)
Method                 = [get | post] metode HTTP untuk men-submit form
Properti masukan pada elemen form
1.       Text box<input type=”text”>
Dignakan untuk memasukan input yang berupa teks.
Size                    = ukuran dari textbox dalam karakter
Maxsize              = maksimal jumlah karakter yang dapat di input
Nama                 = nama variable yang dikirim ke suatu aplikasi
Value                  = akan menampilkan isinya sebagai nilai default
2.       Password<input type=”password”>
Di gunakan untuk memasukan password
Size                     = ukuran textbox dalam karakter
Maxsize               = maksimal jumlah karakter yang dapat di input
Name                  = nama variable yang dikirim ke suatu aplikasi
3.       Hidden<input type”hidden”>
Digunkan untuk mengirim data ke suatu aplikasi yang tidak dingginkan untuk dilihat oleh browser.
Name                  = nama dari variable yang dikirim ke suatu aplikasi
Value                  = nilai dari variable
4.       Check Box<input type=”checkbox”>
Check box digunakan untuk dapat memilih lebih dari satu pilihan.
Name                    = nama dari variable yang dikirim ke suatu aplikasi
Value                    = nilai dari variable
Checked (checkbox yang sudah ditandai)
5.       Radio Button<input type=”radio”>
Radio button digunakan agar dapat memilih ahnya salah satu pilihan.
Name                    = nama veriabel yang dikirim ke suatu aplikasi
Value                    = nilai dari variable
Checked (radio button yang sudah di tandai)
6.       Push Button<input type=”button”>
Elemen ini biasanya digunakan dengan JavaScript atau VBScript untuk menghasilkan suatu aksi.
Name                    = nama dari variable yang dikirim ke suatu aplikasi
Value                    = label teks di atas tombol
7.       Submit<input type=”submit”>
Setiap elemen form membutuhkan tombol submit untuk mengirimkan nama dan nilinya ke suatu aplikasi yang di tentukan dlam atribut ACTION dlam elemen FORM.
Name                    = nama dari variable yang dikirim ke suatu aplikasi
Value                    = label teks di atas tombol
8.       Image Submit Button<input type=”image” src=”url”>
Digunakan untuk menggantikan tombol standar submit dengan image.
Name                    = nama dari variable ayng dikirim ke suatu aplikasi
9.       Reset<input type=”reset”>
Digunakan untuk mereset semua masukan dalam form.
Value                    = label teks di button
10.   Text Area<textarea>…</textarea>
Elemen untuk memasukan teks secara leluasa seperti notepad.
Nama                    = nama dari veriabel yang dikirim ke suatu aplikasi
Rows                     = panjang baris dalam karakter
Cols                       = tiggi kotak
11.   Select<select>…</select>
Daftar isi dalam property select menggunakan tag <option>
Size                        = jumlah pilihan yang dapat terlihat
Name                    = nama dari veriabel yang dikirim ke suatu aplikasi

Untuk mencobanya ketikan scrpt berikut pada notepad lalu simpan dengan estensi .HTML lalu jalankan.

<html>
<head></head>
<title></title>
<body bgcolor=”grey”>

<h3><center>Formulir Pendaftaran Mahasiswa Baru Kampus New Media Bali</center></h3>

<form action=”somescript.php”>
<table border=”1″ align=”center” bgcolor=”blue”>

<tr>

<td>Nama Lengkap</td>
<td><input type=”text” name=”user name”>

</td>
</tr>

<tr>
<td>Tempat Tanggal Lahir</td>
<td><input type=”text” name=”tempat tanggal lahir”>

</td>
</tr>

<tr>
<td>Agama</td>
<td><input type=”text” name=”agama”></td>
</tr>

<tr>
<td>Alamat</td>
<td><input type=”text” name=”alamat”></td>
</tr>

<tr>
<td>Umur</td>
<td><input type=”text” name=”umur”></td>
</tr>

<tr>
<td>Asal Sekolah</td>
<td><input type=”text” name=”asal sekolah”></td>
</tr>

<tr>
<td>Jenis Kelamin</td>
<td>
<input type=”radio” name=”jenis kelamin”>Laki-laki<br>
<input type=”radio” name=”jenis kelamin”>Perempuan
</td>
</tr>

<tr>
<td>Nama Orangtua :<br>
Bapak<br>
Ibu
</td>
<td><br><input type=”text” name=”bapak”><br>
<input type=”text” name=”ibu”>
</td>
</tr>

<tr>
<td>Pendidikan Terakhir Orang Tua</td>
<td>
<select name=”pendidikan”>
<option>–Pilih–</option>
<option>TK</option>
<option>SD</option>
<option>SMP</option>
<option>SMA</option>
<option>Diploma</option>
<option>Sarjana</option>
</select>
</td>
</tr>

<tr>
<td>Pekerjaan Orangtua</td>
<td><input type=”checkbox” name=”pekerjaan orangtua”>PNS<br>
<input type=”checkbox” name=”pekejaan orangtua”>Polisi<br>
<input type=”checkbox” name=”pekejaan orangtua”>Wiraswasta<br>
<input type=”checkbox” name=”pekejaan orangtua”>Petani<br>
<input type=”checkbox” name=”pekejaan orangtua”>Nelayan<br>
<input type=”checkbox” name=”pekejaan orangtua”>Buruh<br>
<input type=”checkbox” name=”pekejaan orangtua”>Lainnya
</td>
</tr>

<tr>
<td>Jurusan Yang Dipilih</td>
<td>
<input type=”radio” name=”jurusan”>TI<br>
<input type=”radio” name=”jurusan”>MI<br>
<input type=”radio” name=”jurusan”>DKV<br>
<input type=”radio” name=”jurusan”>CSPR<br>
<input type=”radio” name=”jurusan”>DI<br>
<input type=”radio” name=”jurusan”>DG
</td>
</tr>

<tr>
<td>Alasan Anda Memilih Kampus New Media Bali</td>
<td>
<textarea name=”alasan” cols=”30″ rows=”10″>
</textarea>

</td>
</tr>

</table>
<br>
<center>
<input type=”submit” value=”Setujui Data”>
<input type=”reset” value=”Ulang”>
</center>
</form>

</body>
</html>

Maka hasilnya akan seperti di bawah, akan tetapi jangan kaget jika ketika anda mengklik “Kirim Data” semua tulisan yang ada dalam form akan menghilang karna semua tulisan yang anda masukan sedang dalam proses pengiriman namun karna disini kita belum memberi tujuan pada form ini maka data tersebut hanya akan menghilang.

web

SELAMAT MENCOBA

Sources :

http://jintoples.blogspot.com/2012/03/membuat-form-pada-html.html

Algoritma Dan Pemograman

pascal-01

pascal-02

pascal-03

pascal-04

Sistem Bilangan

LogikaP2-SistemBilangan

TIPS PEMASANGAN MOTHERBOARD

TIPS PEMASANGAN MOTHERBOARD

Memasang motherboard bukanlah sesuatu yang sulit. Tidak diperlukan ijasah ataupun kecerdasan jenius untuk dapat melakukannya. Melainkan hanya perlu membutuhkan ketelitian dan kemauan. Untuk melakukan hal tersebut, akan kami berikan panduan untuk Anda.

1. Perhatian khusus untuk jumper.
Sampai sekarang ini memang tidak ada standar layout untuk jumper pada motherboard. Hal ini dikarenakan industri produsen motherboard, memiliki desain layout tersendiri. Meskipun tidak mencolok antara masing-masing produsen. Namun, untuk Anda yang baru kali pertama memasang motherboard, kami sarankan untuk membaca buku manualnya. Karena tidak semua produk motherboard, memiliki penjelasan text yang tertera jelas pada PCB motherboard. Jangan menebak-nebak untuk hal ini.

2. Teknologi sekrup.
Cukup sulit untuk menentukan kategori yang tepat untuk hal ini. Sebelum memasang motherboard, kebanyakan casing dilengkapi sekrup yang cukup banyak. Optimalkan penggunaannya. Usahakan semua titik lubang pengikat motherboard terpasang sekrup. Dengan demikian, motherboard dapat terpasang dengan lekat di casing. Namun tentunya jangan asal pasang. Sesuaikan panjang dan ukuran sekrup sesuai dengan lubang yang digunakan.

3. Gunakan I/O Shield.
Sebuah plat besi yang berfungsi untuk menutup celah yang terdapat antara input/ouput konektor dari motherboard. Dengan memasangkan plat besi tersebut, selain komputer akan terlihat rapi, komputer juga akan lebih tertutup sehingga tidak dimasuki oleh kotoran atau serangga. I/O Shield biasanya disediakan pada paket penjualan sebuah motherboard. Bentuknya yang spesifik, disesuaikan dengan ketersedian I/O pada produk motherboard yang bersangkutan. Sebaiknya jangan menggunakan I/O shield untuk motherboard lain, karena dapat menghalangi I/O yang tersedia.

4. Pilih port yang tepat.
Asumsi bahwa dengan memasangkan SATA atau PATA drive ke dalam sembarang konektor akan membuat sistem Anda bisa booting. Beberapa motherboard menyediakan RAID controller untuk SATA/PATA. Untuk ini, membutuhkan driver yang biasanya disertakan dalam sebuah disket. Anda harus menginstalnya terlebih dahulu baru Windows XP Anda bisa booting. Anda juga harus melakukan setting-an terlebih dahulu dari dalam BIOS dan mengalamatkan RAID untuk bisa digunakan pada harddisk PATA.

5. Sesuaikan RAM.
Sebelumnya banyak orang yang mengatakan bahwa untuk menjalankan dual-channel, cukup dengan cara memasang memory sesuai dengan warnanya. Jika Anda memasang memory pertama pada slot berwarna biru, memory kedua pun harus demikian. Namun bagaimana jika motherboard tersebut memiliki 4 slot memory dengan warna yang sama? Jawabannya bisa Anda temukan pada buku manual motherboard tersebut. Jika Anda tidak mendapatkan konfigurasi yang tepat untuk dual-channel memory tersebut, kemungkinan besar sistem akan mengalami penurunan kinerja yang cukup signifikan.

6. Gunakan power konektor yang sesuai.
Pada motherboard keluaran terbaru menggunakan konektor yang berbeda dengan yang terdahulu. Oleh karena itu, pasang semua konektor power yang ada sesuai dengan yang terdapat di motherboard, jangan pernah menggabungkan dua power ke dalam satu konektor, karena bisa menyebabkan kerusakan yang fatal.

7. Pemasangan processor.
Ini adalah bagian yang tersulit dalam pemasangan motherboard. Karena jika Anda salah memasangnya bukan tidak mungkin processor Anda akan rusak. Pada motherboard lama, Anda membutuhkan alat bantu obeng untuk melepaskan pengait heatsink. Dan tak sedikit yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karenanya jika Anda masih menggunakan motherboard dengan socket lama (Socket A, dan socket 478) harus berhati-hati. Pada motherboard sekarang (socket 775, 754, dan 939) bisa dibilang bisa langsung dipasang tanpa harus menggunakan alat bantu obeng. Pengait heatsink jauh lebih mudah dioperasikan, dibanding processor jaman dulu.

Pengertian dan Cara Kerja Proxy Server

Bagaimana Cara Kerja Proxy Server?
Proxy bekerja dengan mendengarkan request dari client internal dan mengirim request tersebut ke jaringan eksternal seolah-olah proxy server itu sendiri yang menjadi client. Pada waktu proxy server menerima respon dan server publik, ia memberikan respon tersebut ke client yang asli seolah-olah ia public server.

Proxy server adalah adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet. Namun disamping bertindak sebagai komputer lain, juga menambahkan, proxy server dapat membantu client mempertahankan privasinya didalam mengakses internet. Proxy server juga memiliki pengertian adalah suatu server yang bekerja pada suatu layer aplikasi didalam jaringan internet atau intranet.

Cara kerja proxy server adalah client yang tersambung dengan proxy server dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page, ataupun lainnya. Proxy server yang digunakan akan mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filternya. Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP (Internet Protocol) address. Jika permintaan itu divalidasi oleh fiternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambung ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk clientnya.

Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server beroperasi pada layer Aplikasisebagai proxy dan juga beroperasi pada level sirkuit.

Kegunaan dan fungsi dari proxy server adalah untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik dan sebagai firewall. Sedangkan pendapat lain menambahkan dan mendefinisikan fungsi proxy server dengan lebih jelas yaitu : menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan; mempercepat akses ke resources yang diperlukan; membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya; melewati kontrol keamanan/parental; dan melindungi identitas saat sedang online. ada 3 fungsi utama dari proxy server yaitu : Connection Sharing, Filtering, dan Caching terhadap web server yang di request oleh client.